hotspot..oh..hotspot..

Yak, hari ini saya datang ke kantor tempat saya TA terlalu pagi, jam 8.10 masih terlalu pagi untuk saya, yang statusnya mahasiswa TA. Satpam pun berkomentar “Mbak Nurul, datengnya pagi banget..”. Maaf deh mas, saya kan nebeng Bapak ke kantor, hihi. Alhasil, seperti yang telah saya perkirakan sebelumnya, sang pembimbing pun belum datang. Krr..krr..daripada saya hanya bengong di depan kulkas yang penuh berisi botol minuman ringan, saya pun membuka laptop. Niat awalnya adalah mereview lembar Excel terakhir hasil progress. Namun apa daya, otak saya tak kuat dan mendadak mengalami gejala agak amnesia, maklum sudah 2 minggu lamanya, hehe..

Sudah terlanjur membuka laptop, saya iseng2 membuka Network connections dan mengecek wireless yang dapat dideteksi. Alangkah bahagianya saya ketika muncul tulisan Hotspot-Qirandra, bagai menemukan air di gurun pasir, tapi kali ini bukan fatamorgana,hihi.. Lantas saya coba buka opera, ternyata diinformasikan dibutuhkan sebuah account yang bisa diproses di kantor Qirandra Information Technology di lantai 17. Saya baru tahu, kantor tersebut adalah salah satu provider internet dan mestinya melayani penyewa di gedung. Sesampai di lantai 17 yang hanya berjarak 3 lantai dari lantai saya menunggu, saya carilah kantor tersebut dan masuk ke ruangan yang bertuliskan Qirandra Information Technology terukir di sebuah pintu masuk.

Di sana, saya menemui Mas Iwan, yang setelah saya berhasil mengenet-gratis-via-hotspot barulah saya ketahui namanya. Dengan modal senyam-senyum-sok-ramah dan memasang tampang-manis-penuh-harapan, saya menguraikan maksud kedatangan saya untuk meminta account hotspot gratis, yang mestinya hanya untuk beberapa kantor saja, haha.. Dengan modal minim tersebut, dapatlah account yang saya mau. Di sana tanpa sengaja juga bertemu dengan 2 orang anak ITB, berasa menemukan saudara di tengah perantauan *super duper lebay*.

Alkisah, sekarang saya bisa menatap hari2 ke depan dengan semoga-lebih-cerah karena ada fasilitas hotspot, jadi tidak sepilah aktifitas menTA di gedung biru ini. Sekarang, yang saya pikirkan adalah merencanakan tindak kejahatan, dimana harus dapat berinternet ria di cubicle tanpa ketahuan, hihi.. Namun, kecewalah saya, fasilitas hotspot tidak bisa dideteksi di cubicle saya, jadi seperti saat saya memposting ini, harus kabur ke smooking room di lantai 17. Tapi, koneksi internet di sini, mantab kalipun, cepatnyo..huaaha..