stupid things called love..

Hebat sekali,how productive i am! Tertarik membaca postingan saudari Anya dan memang karena isi otak ini sedang kosong dongdorodong, saya menulis mengenai apa yang ada dalam pikiran saya tentang love, yah maybe it’s really stupid thing that i thought. Astaghfirullah, semoga i can control myself, dan tidak berbuah postingan curcol,hoho..

Entah mengapa oh mengapa, mungkin karena status kami sebagai mahasiswi super swasta, bahasan mengenai love seringkali terbahas akhir2 ini, baik masalah curhat tentang masalah dengan seorang pria/wanita maupun tentang jodoh. Oh my God, saya yang sedang tidak punya feeling apapun terhadap siapapun, tidak punya gebetan, tidak punya calon kecengan, tidak punya orang yang sedang dekat, sedang berusaha mengeluarkan sebuah nama dari otak *tapi malah tadi siang dengan suksesnya mimpiin tuh orang di siang bolong,frikkk!!!*, harus secara sengaja maupun tidak ikut dalam bahasan ini. Akhirnya, saya yang sedang dalam keadaan normal *biasanya lebay mengeluarkan statement kampring*,  terheran2 melihat tingkah laku dan prakata dari teman2nya maupun orang2 di sekitarnya, contohnya adalah beberapa kejadian ini.

Ani. Sebuah percakapan via ym di pagi hari dimulai. Intinya ia mengatakan bahwa sedang bermasalah karena sang pria pujaan hati kadang merasa tidak dihargai dan pembicaraan kami mengenai salah satu komunitas tertentu terlalu berlebihan. Saya terheran2 mendengarnya, karena biasanya ia yang frik terhadap komunitas yang kami idolakan tersebut *super lebay,gak seidolanya itu sih..iuhhh*. Saya memandangnya sebagai sang pria merasa tidak yakin pada dirinya sendiri karena mungkin tidak sesuai dengan kriteria sang wanita. Saya, dengan sok bijak berkata “cintai apa yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna” (disadur dari perkataan teman oddy pada http://dyod.wordpress.com). Dan teman saya juga mengeluarkan statement akan lebih memilih sang pria dibandingkan seseorang-siapapun-itu yang berasal dari komunitas yang sering kami perbincangkan. Yayaya, memang inilah cinta. Sang wanita yang terkenal plegmatis, jadi bertambah gelar menjadi plegmatis melankolis,fiuh.. Semangat bu, yakinlah selalu Tuhan akan memberikan jalan yang terbaik, berdoa dan berusahalah.

Soraya. Beberapa hari ini dia berkomentar tentang borosnya pulsa hp, homogenitas inbox, begadang sampai malam *padahal nih cw paling gak bisa begadang*. Saya pun terheran2 melihat dia eksis ada di list ym jam 11 malam,luar binasaaaa..Sepenggal perkataannya yang membuat saya lebih terheran2 pada sebuah percakapan via ym di siang hari,

Soraya : cinta itu mahal..

Saya : *tercengang2 tidak percaya kata2 kampring itu keluar dari mulut teman yang menurutnya sudah sangat dikenal dekat* dan secara reflek mengganti status ym dengan “kenapa teman saya berubah jadi kampring gni?!”….

…..pembicaraan pun berlanjut, saya tahu ekspresi muka senyam senyum soraya pada saat itu, sedangkan ekspresi saya hanyalah terheran2 dan datar, diiringi dengan mata yang mulai iritasi melototin laptop terus. Tidak hanya berhenti sampai di situ, keluarlah statement lain dari Soraya..

Soraya : hidup ini misteri Illahi Rul :) )

Saya :  *Ampun dah..tidak bisa ditolerir lagi ini..Ada apa dengan teman saya ini? JIkalau kata2 itu keluar dari mulut saya, orang2 tidak akan tercengang,tapi ini….*

Gracia. Waduh,klo yang satu ini baru saja mempublikasikan punya selingkuhan, yang mana saya deskripsikan sendiri dengan om2-berperut-gendut-sok-muda-hobi-clubbing,huehehe.. Ia berkeluh tentang seseorang *susah mendeskripsikan istilah yang tepat,karena bukan pacar juga* yang terpisah oleh jarak dan waktu, yang mana menurutnya sekarang berubah, kurang perhatian,blablabla. Waw, saya hanya berkata padanya mungkin sang pria punya kesibukan yang sekarang berbeda dengannya. Bersyukurlah teman, dirimu mempunyai seorang pria yang walaupun tidak ditunjukkan tapi pasti perhatian.

Yah,inilah sepenggal cerita tentang teman2 saya yang merasakan namanya love sedang mampir dalam diri  mereka. Saya sekarang yang merasa aneh sendiri karena tidak merasakan hal yang sama *sempat terdiam karena terdengar backsound lagu favorit (mantan) kecengan* , dan bingung sendiri teman2 saya bisa menjadi seperti itu, haha.. Jadi penasaran, apakah segitu kampring-nya saya ketika dalam posisi mereka dulu? hahaha.. Tiba2 merasa ingin punya seseorang..aduhh,,gawat.. Sebegitu dashyatnya kah cinta sampai bisa mengubah seseorang?? stupid things called love..damn it!

Ceritanya reunian SD..

Kejadian dimulai dengan masuknya sebuah sms ke hp saya pada tanggal 29 mei 2008 pukul 2.29 pm waktu hp saya. Intinya teman SD saya rencananya akan berkunjung, dimana dia menyebutnya sebagai kegiatan roadshow, sekaligus ada kegiatan semacam lomba di sebuah universitas negri di daerah Dipati Ukur. Sebutlah si oknum dengan nama Seto (memang nama sebenarnya, haha..). Alkisah, janjian lah saya dengannya di sebuah restoran-identik-dengan-tempat-janjian di daerah Simpang Dago setelah solat Jumat. Tiba2, saat saya masih asik ber-friday lunch gossip di Pizza Hut BIP Dago, dan baru menyantap 1/3 porsi soup of the day, teman saya menelpon dan mengatakan sudah tiba di tempat janjian, heh cepat kalipun dalam pikiran saya. Dengan segera saya menghabiskan sup dan tanpa sempat menyantap pizza pesanan saya segera pergi. Makasih buat saudari Dian yang mau membungkuskannya,hehe..

Dalam perjalanan saya segera menghubungi teman SD lain yang saya ketahui juga berada di Bandung, sebut saja namanya Tisa dan Jaka (kembali nama sebenarnya..haha). Lantas kami berempat menuju Ciwalk, karena saudara Seto mengidam salah satu makanan di sana. Beberapa hasil jepretan photo box maupun hp saya dengan kemampuan minimum sempat mengabadikan beberapa momen, namun brekele-nya blog ini hingga gagal upload foto setelah saya mencoba berulang kali.. :(

Sekarang saya akan bercerita sedikit transformasi ke4 orang yang boleh dikatakan resmi tidak ketemu sekitar 10 tahun (super lebay,karena ini hanya dengan saudara Jaka).

Person 1. Seto Aribowo. Dulu dia adalah salah satu pria favorit di kelas kami, yang jumlahnya 63 orang saja. Pintar, jago olahraga, cukup ganteng pada masa itu, supel, dan berbagai ke-ok an lainnya yang biasanya ada di komik Jepang, haha. Sekarang, ia kuliah di salah satu perguruan tinggi di Jogja, aktif mengikuti lomba yang berbau jurusannya, yaitu ekonomi, memilih kuliah di Jogja dengan alasan mau belajar bahasa Jawa halus dan berlatih melukis sketsa (agak tercengang saya..), cukup aktif di berbagai kegiatan lain, punya hobi roadshow mengunjungi teman2 semasa ia tinggal di Jakarta.

Person 2. Nurul Fitri Ramadhani. Alias saya sendiri. Dulu, seorang gadis cilik manis cukup pintar di kelasnya, jika tidak menjadi ranking 1 ya menjadi ranking 2 biasanya, senang bergaul dan bermain termasuk dengan kelas tetangga yang sering berantem dengan kelas saya, supel, suka disuruh guru mencatat di papan tulis. Sekarang, menjadi seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi teknik di Bandung, kata teman2nya tidak berubah, masih suka konyol dan tidak jaim, aktif dalam organisasi, mempunyai cita2 yang ingin berusaha dicapai.

Person 3. Tisa Annisa. Sahabat saya yang selalu sekelas dari TK hingga SMP kelas 3. Sama seperti saya, jika tidak menjadi ranking 1 ya menjadi ranking 2 di kelasnya, belum berjilbab dulu, punya ketawa khas, dan rumahnya suka menjadi persinggahan teman2. Sekarang, tinggal di Blitar tapi kuliah di Bandung, medok sekali, feminim, dengan tulisan khas yang masih sama, jenaka seperti dulu. Ia termasuk yang cukup berubah dibandingkan yang lain.

Person 4. Jaka Mustika. Dulu, dia terkenal sebagai cowo yang item, gendut, dengan rambut keriting sebagai ciri khasnya, kadang suka dimarahi guru, dicurigai sebagai fans-nya Tisa, baik sekali terhadap teman2nya. Sekarang, kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung, ‘agak’ lebih putih, tidak keriting, masih gendut tapi lebih proporsional. Maaf, uraian saya terhadap orang ini memang cenderung fisik, mengingat perubah yang cukup membuat kami tercengang.

Saat saya berkumpul, kami mengingat2 teman2 dulu, guru, kejadian2 seputar di sekolah, termasuk kisah saya dengan tetangga kelas yang bertemu lagi saat smu, dimana saya adalah orang yang paling amnesia tentang masa SD dulu. Seru sekali dimana kami akan berusaha mengadakan acara serupa di bulan Agustus dengan skuad yang lebih banyak lagi, hehe..ceritanya reunian SD..=)

29 Mei 2008..

Waa..kecewalah,atas rutinitas blogging yang agak tersendat belakangan ini,dengan alasan 1.Sibuk tugas,ujian,blablabla. 2.Lagi autis,apatis binti melankolis dan no willingness to do anything,apalagi buat menTA,haha..skip. 3.Lagi mendayu2,labil,gundah gulana,gampang terenyuh,wuih.. 4.Last,but ot least,internet kosan yang juga lagi labil ,damn it!Tadinya mau posting kemarin,cuma mati tanpa diketahui sebab mustajabnya,atau tadi pagi tapi gagal karena mati lampu,aduh..aduh..

29 Mei 2008, mugkin bisa dibilang dan diharap menjadi tanggal bersejarah buat saya, ulang tahun saya sekaigus hari-terakhir-ujian-di ITB dan tahun-terakhir-ultah-di ITB,amin,hopefully. Melewati pukul 00.00 di mobil saudara Aldut bersama saudara Mirza, saudari Dian dan Atiek, dalam perjalanan sehabis kemping mempersiapkan ujian di rumah saudara Eja dan Riko. Dalam keadaan volume otak terpenuhi hafalan rumus2 statistik dengan Ho:isi otak cenderung homogen, gawat.. Maklum,ujian closed book untuk kuliah sangat berat menyita waktu,hati,otak,tenaga,pikiran cukup membuat kami sangat resah.

Paginya menerima telpon secara berturut2 dari Bapak, Mama, dan Kakak saya. Maaf, saya pasti menerimanya dengan keadaan setengah sadar dan tidak. Kemudian, senang kembali berlanjut ketika si dia menelpon jam 6 pagi lewat dikit,hehe..siapakah dia?! Saya pun memulai hari dengan senyam-senyum sendiri,hihi..;))

Ujian pun dimulai dengan 2 soal-beranak 4-saja-cukup dengan waktu 3 jam, tapi sukses tidak selesai,najos dah. Dengan maksud menghibur diri, saya terimalah ajakan saudari Lusi creambath di salah satu salon, lumayanlah. Sore harinya ngetem di kosan saudari Lusi karena saya bermaksud makan malam bersama saudara Eja dkk, ceritanya kegiatan sedikit bersenang2 setelah ujian,hwew..

Sampai di kampus setelah magrib dikejutkan dengan sebuah surprise dari teman-teman saya. Sebenarnya, saya sudah curiga mengingat saya mendengar percakapan saudari Lusi dengan saudara Eja via telpon-salah-satu-provider-cdma,bunyinya nyaring sekali. Saya terharu dan berterima kasih sekali kepada saudara Eja yang mengkoordinir dan semua teman2 saya lain yang tidak bisa saya sebut satu persatu (duh..dah kayak kata pengantar TA,skipppy..). Setelah acara seremonial di kampus tersebut, kami pun sekitar 20-an orang menginvasi Sariwangi Ciumbuleuit (sampai sekarang belum bisa spell dengan benar keknya,maaf..). Kebahagiaan dan terharunya saya mempunyai teman-teman seperti mereka tidak hanya berhenti sampai situ. Pulangnya, saat saya menyalakan hp kembali setelah mati karena habis batre, saya menemukan sebuah sms yang membuat saya kembali terharu,haha..ceritanya memang beneran lagi melankolis kali yaaa..Makasih ya temans (baca:jamak) atas semua perhatian kalian..Thanks for being my friends anyway..=)

Seorang Nurul, gadis usia 22 tahun, in relationship with TA, dengan semangat baru akan berusaha menggapai keinginannya dan berusaha menjadi orang yang lebih baik lagi..amin.

Kebangkitan Nasional..

Selamat 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional!!

Supper Friday Lunch Gossip..

Terinspirasi postingan saudari Anya, saya jadi ingin menulis ini, yah tentang kebiasaan friday lunch gossip. Kebiasaan yang dilakukan setiap hari Jumat siang, tepatnya ketika solat Jumat, jadi bagi yang punya pasangan tidak bisa mengajak pasangannya,ngg.. Jumat kemarin, 16 Mei 2008 adalah hari terakhir kami melakukan hal itu dalam masa kuliah,hiks..ok, cukup mellow-nya. Karena ceritanya spesial, jadi saudari Autie mengusulkan lewat YM untuk acara kali ini dilakukan di tempat yang enak (baca:agak mahal gak papa..). Dengan tidak tahu menahu, tapi tampaknya atas pembicaraan saudari Autie dan Anya, acara siang kali ini tadinya akan dilakukan di Pizza Hut Dago dan akan bertemu di kampus jam 1 siang.

Namun, setelah kehebohan sekitar jam 11, akhirnya diputuskan secepatnya saja ke Ngopi Doeloe Gramed, dimana membuat saya mandi dengan terburu2nya. Jumlah skuad kali ini 8 orang, fotonya bisa dilihat di bawah.

dari kiri ke kanan:Dian, Juku a.k.a Autie, saya, Inez, Uci, Nadya, Icha, Anya. Yah, emang skuadnya kadang berubah2,hihi..

Seharusnya, saat friday lunch gossip, bebas dari topik FAQ (baca:postingan Anya), namun entah siapa yang memulai topik TA saudari Uci dan Nadya terbahas juga, walaupun tetap saja tidak banyak, haha.. Pesan dari saya dari hati yang paling dalam, tolong teman2 jangan dibahas lagi very most stupid thing saya seumur hidup mungkin (lebay kali ya..) di setiap tempat begitu lah, kasian kita semua, hehe.. Icha bercerita sampai terbawa mimpi, aneh kali pun.. haha..

Well, tampaknya memang beneran friday lunch gossip. Karena masih lapar, dimulai dari bujukan saudari Anya, si-tukang-makan, ke saya, acara dilanjutkan dengan singgah ke KFC, gilee aja.. Setelah itu masih ada acara jalan sebentar ke BIP untuk niat mengisi waktu saja yang dilakukan oleh saya, saudari Anya, Dian, dan Nadya. Disana saya dan saudari Nadya terbujuk membeli sebuah dress, yang gagal saya pakai ke kondangan di hari Minggu kemarin :( . Pulangnya cukup cape, kepikiran tugas besar, nonton Thomas, namun hati senang, hoho..

Yah, benar2 ditunggulah kebersamaan kita lainnya, Supper Arisan..haha..

When i miss this college..

Seiring berjalannya waktu, tanpa terasa telah hampir 4 tahun saya mengemban pendidikan di S1 Teknik Industri ITB, to become an industrial engineer dengan gelar S.T,amin..Huff,sudah semakin tua saja dan bila teringat harus segera meninggalkan kampus ini, jadi berasa sedih, antara suka dan semangat untuk segera lulus dan antara duka harus meninggalkan kenangan di dalamnya..Inilah salah satu hal yang membuat saya kepikiran dalam mengerjakan TA. Benarkah saya sanggup untuk segera meninggalkan kampus ini? siapkah saya?? well,mau tidak mau haruslah dihadapi. Saya jadi teringat hal2 yang mungkin akan membuat saya merindukan saat2 kuliah..

Saya merindukan saat daftar ulang dari siang sampai sore, dan entah kenapa jadi masuk nim akhir,hehe..

Saya merindukan saat mencari teman di sabuga, kayaknya banyak yang menyangka saya dari Jawa deh,haha..

Saya merindukan saat OSKM 2004, ketemu teman yang mempengaruhi hidup saya (kali ini gak peduli dibilang curcol..)

Saya merindukan saat PPAB, osjur angkatan, nyanyian2nya, jalan ke Lembang, outfit dan perilaku tadis yang kadang bikin senyum2, dan semuanya..

Saya merindukan masa2 belajar bareng di kosan Tissa, walaupun sekarang sudah tidak lagi karena kuliah dan dosen yang berbeda..

Saya merindukan saat menjadi panitia OSKM 2005, pertama kali dekat dengan saudari Anya, banyak banget kenal teman2 dari jurusan lain, dan intrik keceng-mengeceng yang ada di dalamya, haha..

Saya merindukan saat bersama dengan saudara Taufan, semua intrik yang ada di dalamnya, semua yang dapat menjadi pembelajaran. Many things we do, hope it will be nice memory..

Saya merindukan semua kuliah2nya, dosen2nya, intrik2 yang terjadi di dalamnya, seperti 3 kali bersama Mami Luci dan ’swasta ruangan’ yang semester ini terjadi di sebuah Sabtu pagi. Klo kata saudara Achan, kuliahnya berasa jam pikkolo, haha..

Saya merindukan saat2 bersama angkatan TI2004, kulker, nonton bareng, buka puasa, dan sebagainya.

Saya merindukan kelas nim akhir, boleh dikatakan kelas yang kebersamaannya cukup kuat, walaupun hanya dilakukan oleh beberapa orang. Kelas yang jika datang telat boleh dipastikan duduk di depan, dimana kuliahnya akan penuh di barisan belakang, beberapa orang tidur sampai pernah ada yang ngorok di kelas sebuah dosen, kuliah penuh di saat ujian, dan intrik2 lain yang seru..

Saya merindukan kebersamaan bersama teman2 dekat saya, karaoke, jalan bareng, makan bareng, bergosip bareng, mencoba hal baru bareng, wanita2 dengan intrik di dalamnya..Sangat2 senang mempunyai kalian teman..

Saya merindukan Friday lunch gossip, yang awalnya dimotori oleh saya, saudari Anya, dan saudari Autie a.k.a Juku, kemudian sekarang bertambah pesertanya..Bener ya kita lanjut ke arisan Supper?! Haha..

Saya merindukan tawaf keliling ITB atau kebodohan lain yang dilakukan bersama (most stupid thing in this college).

Saya merindukan sarapan pagi bareng bersama anak2 nim akhir biasanya dengan ‘mobil keluarga’, belajar bareng di rumah Eja yang biasanya kurang efektif, tebak2an bareng, cela2an padahal si oknum gak salah apa2, gosip2nya, ketawa2nya, dan lain sebagainya.

Saya merindukan semua aktifitas saya dengan lab.POSI, dengan semua acara2nya, dengan semua rekan2 asisten, paintball bareng, liburan bareng, meng-assist bareng, makan bareng, kadang juga bisa jadi curhat, dan kebersamaan lainnya.

Saya merindukan masa2 menjadi BP MTI 2007/2008, saat saya merasa jenuh, saat saya menangis karena lelah dihimpit tugas, BP, ujian, dan persoalan lainnya..Saat itu berakhir, menyadari betapa beruntungnya saya mendapat komunitas itu dan semua pengalaman itu..

Saya merindukan semua kebodohan yang pernah saya lakukan, kata2 yang menjadi trademark saya, dan semua hal lain yang menjadi ciri khas, haha..

Saya merindukan semua hal yang saya lakukan, semua hal yang pernah saya impikan, semua hal yang terjadi saat saya ada di institut ini, dimana akan menjadi indah untuk dikenang..

when i miss this college..

turning point..

Entah kenapa di sabtu ceria ini penuh emosi dan pikiran yang melayang2. Yah,mungkin mengingat hanya tinggal seminggu lagi kuliah bareng lengkap 1 angkatan,pengaruh baca milis yang lagi bahas soal ini. Kunjungan pagi ini ke sebuah panti asuhan dalam rangka memperingati ultah saudari Sarah juga membuat saya banyak membisu dan berpikir kembali.

Sekilas bercerita tentang anak2 di panti tersebut. Jumlah anak di bawah usia sekolah sekitar 60 orang, begitu pun halnya dengan yang berusia sekolah. Saat kami datang, mereka menyambut baik kedatangan kami. Melihat tawa,tangis,dan ekspresi bayi2 tersebut sempat membuat saya membisu. Saya berpikir, apa ya yang ada di dalam benak pikiran mereka?? Haha.. Pengalaman ini membuat saya banyak berpikir dan melihat pada diri sendiri, apa yang telah saya perbuat, sudah cukup baik kah saya, dan sebagainya. Yah,cukuplah pokoknya.. Bersyukur, mempunyai pengalaman ini..hehehe.. (tampak lebay..)

Huff..seminggu menjelang berakhirnya kuliah semester 8..Teringat masa2 dulu, perjalanan selama 4 tahun belakangan ini, banyak bumbunya, manis..asam..asin..haha.. Bukan hanya karena kuliah sudah mau selesai saja, menghadapi perpisahan, tetapi juga apa saya sudah siap dalam menjalani kehidupan baru?? Tanggung jawab baru, masa depan baru, pemikiran baru, sebuah babak kehidupan baru.. Sebuah pemikiran menarik yang saya hanya ingin berupaya menjalaninya dengan baik..hohoho..

Well,hidup itu bukan buat disesali ataupun dimusuhi, tapi bagaimana kita dapat menyikapi hidup ini dengan lebih baik lagi..Tidak harus selalu melankolis ataupun apatis, tapi bagaimana kita bisa mengatur emosi kita secara lebih baik..

Sepi di tengah keramaian..

Dari judulnya terkesan saya desperate sangat ya..padahal mungkin atau memang segitunya, haha.. Ini masih berhubungan dengan postingan saya sebelumnya, dimana saya autis-merasa-sendiri di gedung biru. Saat jam istirahat, saya menyebrang ke mall yang tepat berada di depan gedung tersebut. Sebuah mall terkenal yang berada di kawasan Jakarta Selatan. Dengan berbekal sebuah dompet dan hp yang terkoneksi dengan sebuah jaringan messenger, saya melaju. Sampai sana sudah mulai merasa sepi,sendiri, di tengah ramainya pengunjung.. Ya iyalah,anak smp banyak yang libur karena ujian nasional dan jam tersebut adalah jam makan siang.

Karena merasa sepi dan bingung ingin mencari makan dimana, akhirnya sambil berjalan saya autis dengan keypad hp dan mengobrol via messenger dengan saudari Anda yang transmigrasi ke Korea. Saat sedang berjalan, sempat berpapasan dengan om2 yang saya identifikasikan sendiri sebagai om2 genit (maaf ya om) dan berkomentarlah dia “Awas jatuh mbak” sambil senyum2. Dalam hati saya balas komentarnya dengan “Yaelah om, saya juga sambil liat jalan kali..dasar genit.” Hehehe..

Setelah sempat berpikir untuk memesan makanan yang dapat dimakan dengan mudah dan cepat dan sempat terpikir untuk makan di kamar mandi saja (heran,kenapa bisa sampai terpikir seperti itu..), akhirnya saya memutuskan untuk makan di food court saja dan memesan makanan normal, haha.. Lagipula, setelah saya amati dengan seksama, tidak hanya saya yang autis-merasa-sendiri di sini. Masih ada seorang pria yang asik dengan earphone-nya, beberapa orang pria maupun wanita karier, dan lain2. Malah, saya memilih bangku dimana saya tetap dapat memperhatikan sekeliling. Dari posisi saya duduk, inilah gambar yang saya ambil.

Pada gambar tampak segerombolan murid smp (saya identifikasikan sendiri) sedang menikmati masa liburnya. Walaupun saya mulai merasa nyaman, saya tetap berusaha menghabiskan makan siang dengan amat sangat cepat dan segera pergi dari tempat tersebut, haha..

Autis di gedung biru..

Dua hari ini saya autis-merasa-sendiri di gedung biru,depan sebuah mal persis. Demi tuntutan sebagai mahasiswa yang berusaha berbakti pada ortu,saya rela lakukan itu, huahahaha.. Akibat keautisan saya, akhirnya saya malah memperhatikan sekeliling dan terkadang melontarkan komentar dalam hati. Maklum, autis-merasa-sendiri,hihi..

Fact 1.Foreign person.Hal pertama yang saya perhatikan adalah orang2 bule yang cukup banyak ada di daerah gedung kembar ini. Saya sempat tercengang ketika ada orang bule yang mempunyai tinggi badan sangat-diatas-rata2. Masa tinggi saya cuma sedadanya?? Yah boleh saya akui, saya memang tidak terlalu tinggi, hihi.. Kemudian, kebiasaan mereka untuk nongkrong di cafe bernama dai*y br*ad di pagi hari, tajir kali ya.. Lalu,saya juga merasa cukup terganggu dengan adanya kebiasaan salah seorang bule yang seringkali mondar2 di depan cubicle saya, dimana saya jadi merasa tidak enak jika tangan tidak sedang di atas keyboard, melainkan keypad,haha..

Fact 2.Lift.Gedung tempat saya mengautiskan diri memiliki lantai sampai ke-17. Namun, setelah saya amati dengan seksama dan cermat serta teliti (lebay abis), ternyata tidak ada lantai 13 disini, dimana memang sering terjadi hal seperti ini di gedung lain sejenis. Terlihat dari tombol di liftnya. Berikut gambarnya.

Mohon maaf atas ketidakjelasan gambar yang dihasilkan, menggunakan  kamera hp yang tidak begitu baik bila gelap dan gambar diambil secara sembunyi2. Malu lah sama penumpang lift lain, haha..

Fact 3.Lunch. Jam istirahat mungkin menjadi jam menyenangkan setelah jam pulang bagi pekerja dengan rutinitas yang sama selama seminggu. Jadi,mungkin wajar jika ketika jam sudah hampir menunjukkan pukul 12, mulai menelpon ke line lain untuk janjian makan siang bersama, hihihi.. Dan bagi mereka, waktu istirahat yang hanya sejam mungkin dirasakan kurang memadai, terlebih oleh lingkungan sekitar mereka yang dekat dengan sebuah mall dan tempat makan yang berada di luar gedung. Berikut adalah suasana ruangan yang diambil pada pukul 13.17 siang.

Yak..sunyi..sepi..senyap..Saya pun tercengang dibuatnya, haha.. Kemanakah orang2 berada?? Hal ini tidak berlangsung lama sih, mereka akhirnya berdatangan juga dan siap menjalankan rutinitasnya kembali..

Begitulah kiranya pengamatan saya ketika autis-merasa-sendiri di gedung biru. Fyi, lebih baik perjalanan Pd.Indah-Bandung daripada Pd.Indah-Bekasi, dimana Pd.Indah-Bandung hanya memakan waktu 2.5 jam, sedangkan Pd.Indah-Bekasi bisa memakan waktu sampai dengan 3.5 jam. Luar biasa..