Hebat sekali,how productive i am! Tertarik membaca postingan saudari Anya dan memang karena isi otak ini sedang kosong dongdorodong, saya menulis mengenai apa yang ada dalam pikiran saya tentang love, yah maybe it’s really stupid thing that i thought. Astaghfirullah, semoga i can control myself, dan tidak berbuah postingan curcol,hoho..
Entah mengapa oh mengapa, mungkin karena status kami sebagai mahasiswi super swasta, bahasan mengenai love seringkali terbahas akhir2 ini, baik masalah curhat tentang masalah dengan seorang pria/wanita maupun tentang jodoh. Oh my God, saya yang sedang tidak punya feeling apapun terhadap siapapun, tidak punya gebetan, tidak punya calon kecengan, tidak punya orang yang sedang dekat, sedang berusaha mengeluarkan sebuah nama dari otak *tapi malah tadi siang dengan suksesnya mimpiin tuh orang di siang bolong,frikkk!!!*, harus secara sengaja maupun tidak ikut dalam bahasan ini. Akhirnya, saya yang sedang dalam keadaan normal *biasanya lebay mengeluarkan statement kampring*, terheran2 melihat tingkah laku dan prakata dari teman2nya maupun orang2 di sekitarnya, contohnya adalah beberapa kejadian ini.
Ani. Sebuah percakapan via ym di pagi hari dimulai. Intinya ia mengatakan bahwa sedang bermasalah karena sang pria pujaan hati kadang merasa tidak dihargai dan pembicaraan kami mengenai salah satu komunitas tertentu terlalu berlebihan. Saya terheran2 mendengarnya, karena biasanya ia yang frik terhadap komunitas yang kami idolakan tersebut *super lebay,gak seidolanya itu sih..iuhhh*. Saya memandangnya sebagai sang pria merasa tidak yakin pada dirinya sendiri karena mungkin tidak sesuai dengan kriteria sang wanita. Saya, dengan sok bijak berkata “cintai apa yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna” (disadur dari perkataan teman oddy pada http://dyod.wordpress.com). Dan teman saya juga mengeluarkan statement akan lebih memilih sang pria dibandingkan seseorang-siapapun-itu yang berasal dari komunitas yang sering kami perbincangkan. Yayaya, memang inilah cinta. Sang wanita yang terkenal plegmatis, jadi bertambah gelar menjadi plegmatis melankolis,fiuh.. Semangat bu, yakinlah selalu Tuhan akan memberikan jalan yang terbaik, berdoa dan berusahalah.
Soraya. Beberapa hari ini dia berkomentar tentang borosnya pulsa hp, homogenitas inbox, begadang sampai malam *padahal nih cw paling gak bisa begadang*. Saya pun terheran2 melihat dia eksis ada di list ym jam 11 malam,luar binasaaaa..Sepenggal perkataannya yang membuat saya lebih terheran2 pada sebuah percakapan via ym di siang hari,
Soraya : cinta itu mahal..
Saya : *tercengang2 tidak percaya kata2 kampring itu keluar dari mulut teman yang menurutnya sudah sangat dikenal dekat* dan secara reflek mengganti status ym dengan “kenapa teman saya berubah jadi kampring gni?!”….
…..pembicaraan pun berlanjut, saya tahu ekspresi muka senyam senyum soraya pada saat itu, sedangkan ekspresi saya hanyalah terheran2 dan datar, diiringi dengan mata yang mulai iritasi melototin laptop terus. Tidak hanya berhenti sampai di situ, keluarlah statement lain dari Soraya..
Soraya : hidup ini misteri Illahi Rul
)
Saya : *Ampun dah..tidak bisa ditolerir lagi ini..Ada apa dengan teman saya ini? JIkalau kata2 itu keluar dari mulut saya, orang2 tidak akan tercengang,tapi ini….*
Gracia. Waduh,klo yang satu ini baru saja mempublikasikan punya selingkuhan, yang mana saya deskripsikan sendiri dengan om2-berperut-gendut-sok-muda-hobi-clubbing,huehehe.. Ia berkeluh tentang seseorang *susah mendeskripsikan istilah yang tepat,karena bukan pacar juga* yang terpisah oleh jarak dan waktu, yang mana menurutnya sekarang berubah, kurang perhatian,blablabla. Waw, saya hanya berkata padanya mungkin sang pria punya kesibukan yang sekarang berbeda dengannya. Bersyukurlah teman, dirimu mempunyai seorang pria yang walaupun tidak ditunjukkan tapi pasti perhatian.
Yah,inilah sepenggal cerita tentang teman2 saya yang merasakan namanya love sedang mampir dalam diri mereka. Saya sekarang yang merasa aneh sendiri karena tidak merasakan hal yang sama *sempat terdiam karena terdengar backsound lagu favorit (mantan) kecengan* , dan bingung sendiri teman2 saya bisa menjadi seperti itu, haha.. Jadi penasaran, apakah segitu kampring-nya saya ketika dalam posisi mereka dulu? hahaha.. Tiba2 merasa ingin punya seseorang..aduhh,,gawat.. Sebegitu dashyatnya kah cinta sampai bisa mengubah seseorang?? stupid things called love..damn it!


